CAHAYA ANTENA PETIR AHLINYA PASANG PENANGKAL PETIR, KONVENSIONAL, ELEKTROSTATIS & GROUNDING PANEL LISTRIK == SEGERA HUBUNGI KAMI Phone 021 - 591 4000, 631 2000, 862 5259, WA 0821 2262 8949 == MELAYANI Se JAKARTA-BOGOR-DEPOK-TANGERANG-BEKASI

Monthly Archives: November 2017

Cara Memasang Penangkal Petir

CARA PASANG PENANGKAL PETIR

Secara garis besar cara pemasangan PENANGKAL PETIR  adalah menghubungkan unit terminal  yang diletakkan di ujung atas bangunan kemudian menghubungkannya ke grounding dengan kabel penghantar.

Grounding

 

 

 

 

 

Teknis Pemasangan Grounding

Pekerjaan dimulai dari bagian grounding terlebih dahulu atau bagian bawah untuk melihat tahanan sebaran tanah dengan pertimbangan keamanan dan kemudahan (efisiensi dalam pekerjaan)

Kemudian dilakukan pengetesan tahanan tanah menggunakan Earth Tester Meter . Apabila didapatkan tahanan tanah di bawah 5 Ohm maka pekerjaan berikutnya bisa di lakukan , bila belum mencapai dibawah 5 Ohm maka perlu untuk dibuat grounding di sebelahnya dengan jarak minim 1 mtr atau setengah dari kedalaman grouding awal, yang selanjutnya di kopel / diparalel dengan grounding sebelumnya agar tahanan tanahnya turun, hal ini dilakukan berulang sampai mendapatkan nilai tahanan tanah dibawah 5 Ohm atau spesifikasi yang di inginkan, dengan perhitungan sebagai berikut,:

grounding g 1 & 2 = Tahanan Tanah ground 1 & 2

Gt = Nilai akhir ground ( Ohm)

Kabel Penangkal Petir

 

 

 

 

 

Pemasangan Kabel Penangkal Petir

Setelah Selesai pemasangan grounding langkah Selanjutnya memasang jalur elektris petir (Kabel) yaitu dengan menggunakan kabel dari grounding sampai ke atas bangunan .

Kabel yang bisa digunakan antara lain BC  (Bare Copper) , NYY atau Coaxial . Keutamaan dari kabel ada di segi luas penghantarnya (minim 50 mm), menggunakan penampang kabel lebih dari 50 mm  akan lebih baik.

Jalur kabel penghantar antara ujung bangunan dan lokasi graunding di usahakan sependek mungkin , sebab akan menguntungkan, ini di maksudkan agar arus petir dapat segera di salurkan selain juga dari segi material semakin sedikit dan dapat mengurangi hambatan penghantar.

Hindari belokan dengan sudut 90′ , sebab di belokan dengan sudut runcing akan menimbulkan Side flasing ( loncatan arus keluar dari jalur kabel yang ada ).

Untuk daerah-daerah yang terjangkau oleh aktifitas sebaiknya diberi pipa pelindung (conduit) dengan tujuan kerapian dan keamanan , bisa pula diberikan penghalang .

Setelah selesai pemasangan kabel penghantar maka bisa dimulai tahapan selanjutnya, Penegakan tiang penangkal petir dan pemasangan head terminal Penangkal Petir

Instalasi Penangkal Petir

Lay Out instalasi penangkal petir harus sesuai dengan daerah dimana peralatan akan dipasang , meletakkan di posisi di tengah areal sangatlah di harapkan agar mendapat perlindungan yang optimal.

Persyaratan kunci untuk instalasi penangkal petir adalah terminal penerima penangkal petir  harus ditempatkan minimal 3 meter lebih tinggi dari permukaan atas bangunan yang ada .

Atau dengan memasang lebih tinggi sebesar 3 meter dari tinggi rata-rata bangunan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal Jika lebih pendek maka peralatan ini tidak akan bekerja dengan baik atau kurang maksimal.

Bila pemasangan penangkal petir neoflash semakin tinggi maka semakin besar radius perlindungan yang di dapatkan.

Perhatikan juga bahwa head terminal  penangkal petir neoflash harus berhubungan kokoh dan elektris dengan kabel penurunan penghantar arus beserta pertanahannya/grounding .
Gunakan bahan konduktor dengan inti tunggal atau serabut yang terbuat dari tembaga diameter minimal 50 mm, bisa berupa kabel telanjan,terbuka / tanpa isolator (BC/Bcc) atau kabel berisolator (NYY/NYA).
Nilai tahanan tanah/ground harus lebih kecil dari 5 ohm.
Sedangkan penggunaan kabel yang memiliki kwalitas baik dan berisolasi anti tegangan tembus direkomendasikan oleh ahli kami . kabel yang dilengkapi dengan anti tegangan tembus, misalnya Coaxial; N2XSY; NA2XSY.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Serba Serbi Penangkal Petir

GROUNDING SYSTEM / PEMBUMIAN


Grounding system adalah suatu perangkat instalasi yang berfungsi untuk melepaskan arus petir kedalam bumi, salah satu kegunaannya untuk melepas muatan arus petir. Standart kelayakan grounding/pembumian harus bisa memiliki nilai Tahanan sebaran/Resistansi maksimal 5 Ohm (Bila di bawah 5 Ohm lebih baik). Material grounding dapat berupa batang tembaga, lempeng tembaga atau kerucut tembaga, semakin luas permukaan material grounding yang di tanam ke tanah maka resistansi akan semakin rendah atau semakin baik.

Untuk mencapai nilai grounding tersebut, tidak semua areal bisa terpenuhi, karena ada beberapa aspek yang mempengaruhinya, yaitu :

1. Kadar air, bila air tanah dangkal/penghujan maka nilai tahanan sebaran mudah didapatkan.

2. Mineral/Garam, kandungan mineral tanah sangat mempengaruhi tahanan sebaran/resistansi karena jika tanah semakin banyak mengandung logam maka arus petir semakin mudah menghantarkan.

3. Derajat Keasaman, semakin asam PH tanah maka arus petir semakin mudah menghantarkan.

4. Tekstur tanah, untuk tanah yang bertekstur pasir dan porous akan sulit untuk mendapatkan tahanan sebaran yang baik karena jenis tanah seperti ini air dan mineral akan mudah hanyut.

 

Grounding system atau pembumian dapat di buat dengan 3 bentuk, diantaranya :


1. Single Grounding

Yaitu dengan menancapkan sebuah batang logam/pasak biasanya di pasang tegak lurus masuk kedalam tanah

==========================================================

2. Pararel Grounding

Bila sistem single grounding masih mendapatkan hasil kurang baik, maka perlu di tambahkan material logam arus pelepas ke dalam tanah yang jarak antara batang logam/material minimal 2 Meter dan dihubungkan dengan kabel BC/BCC. Penambahan batang logam/material dapat juga di tanam mendatar dengan kedalaman tertentu, bisa mengelilingi bangunan membentuk cincin atau cakar ayam. Kedua teknik ini bisa di terapkan secara bersamaan dengan acuan tahanan sebaran/resistansi kurang dari 5 Ohm setelah pengukuran dengan Earth Tester Ground

==========================================================

 

3. Maksimun Grounding

Yaitu dengan memasukan material grounding berupa lempengan tembaga yang diikat oleh kabel BC, serta dengan pergantian tanah galian di titik grounding tersebut.

==========================================================


Alat Ukur Resistansi/Earth Tester Ground

Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui hasil dari resistansi atau tahanan grounding system pada sebuah instalasi penangkal petir yang telah terpasang. Alat ukur ini digital sehingga hasil yang di tunjukan memiliki tingkat akurasi cukup tinggi. Selain itu pihak Disnaker juga menggunakan alat ini untuk mengukur resistansi. Sehingga pengukuran oleh pihak kontraktor sama dengan hasil pengukuran pihak disnaker.

 

==========================================================

 

Bus Bar Grounding

Alat ini digunakan sebagai titik temu antara kabel penyalur petir dengan kabel grounding. Biasanya terbuat dari plat tembaga atau logam yang berfungsi sebagai konduktor, sehingga kualitas dan fungsi instalasi penangkal petir yang terpasang dapat terjamin.

==========================================================

 

Copper Butter Connector

Alat ini digunakan untuk menyambung kabel, dan biasanya kabel yang disambung pada instalasi penangkal petir Flash Vectron adalah kabel grounding sistem, karena kabel penyalur pada penangkal petir Flash Vectron tidak boleh terputus atau tidak boleh ada sambungan. Setelah kabel tersambung oleh alat ini tentunya harus diperkuat dengan isolasi sehingga daya rekat dan kualitas sambungannya dapat terjaga dengan baik. Penyambungan kabel instalasi penyalur petir konvensional umumnya menggunakan alat ini, karena pada penangkal petir konvensional jalur kabel terbuka hanya di lindungi oleh conduite dari PVC.

==========================================================

Ground Rod Drilling Head

Alat ini berfungsi untuk membantu mempercepat pembuatan grounding, dengan cara memasang di bagian bawah Copper Rod yang akan di masukkan ke dalam tanah, sehingga Copper Rod tersebut ketika didorong kedalam tanah akan cepat masuk karena bagian ujung alat ini runcing. Selain itu, alat ini juga dapat menghindari kerusakan Copper Rod ketika di pukul kedalam tanah

==========================================================

 

Ground Rod Drive Head

Alat ini dipasang dibagian atas Copper Rod dan berfungsi untuk menghindari kerusakan Copper Rod bagian atas yang akan di masukkan ke dalam tanah, karena disaat Copper Rod didorong ke dalam tanah dengan cara di pukul, alat pemukul tersebut tidak mengenai Copper Rod akan tetapi mengenai alat ini.

==========================================================

 

Bentonit

Dalam aplikasi grounding system atau pembumian, bentonit dipergunakan untuk membantu menurunkan nilai resistansi atau tahanan tanah. Bentonit digunakan saat pembuatan grounding jika sudah tidak ada cara lain untuk menurunkan nilai resistansi. Pada umumnya para kontraktor cenderung memiling menggunakan cara pararel grounding atau maksimum grounding untuk menurunkan resistansi.

==========================================================

Ground Rod Coupler

Alat ini digunakan ketika kita akan menyambung beberapa segmen copper rod yang dimasukkan kedalam tanah sehingga copper rod yang masuk kedalam tanah akan lebih panjang, misalnya ketika kita akan membuat grounding sedalam 12 meter dengan menggunakan copper rod, maka alat ini sangat diperlukan karena copper rod yang umumnya ada dipasaran paling panjang hanya 4 meter.

 

==========================================================

ARTIKEL GROUNDING SYSTEM PENANGKAL PETIR

Saat ini masih banyak orang atau beberapa kontraktor bahkan instalatir penangkal petir yang membuat grounding system dengan cara memasukan cooper rod atau tembaga asli ke dalam tanah. Hal ini tentunya sangat baik karena logam yang digunakan mengandung unsur tembaga yang lebih tinggi, terlebih lagi jika dibandingkan dengan menggunakan ground rod atau besi yang di sepuh atau di lapisi tembaga. Meskipun saat ini banyak sekali ground rod di pasaran yang lapisan tembaganya telah sesuai dengan standart SNI ( Indonesia) bahkan IEC (Internasional). Dengan banyaknya ground rod atau besi lapisan tembaga di pasaran membuktikan bahwa dalam membuat grounding system dengan menggunakan copper rod secara biaya di anggap terlalu mahal, dan para kontraktor dan ilmuwanpun mencoba membuat alternatif material dengan membuat ground rod dengan standart SNI atau IEC.

Ada teknik pembuatan grounding system yang saat ini umum digunakan, yaitu dengan cara menggunakan pipa galvanis yang kemudian di dalamnya dimasukkan kabel BC (bare cooper), teknik ini banyak dilakukan oleh kontraktor di lapangan karena selain kualitasnya baik secara hargapun dianggap lebih ekonomis. Pipa galvanis yang dimasukkan ke dalam tanah biasanya berukuran 3/4 " atau 1 " dan bare cooper yang digunakan biasanya berukuran 50 mm. Pipa galvanis dapat membantu memperlebar luas penampang material yang ditanam, sedangkan bare cooper memiliki kandungan tembaga yang lebih tinggi sekalipun dibandingkan dengan cooper rod, sehingga resistansi atau tahanan grounding penangkal petir lebih baik.

Sesuai pengalaman kami dilapangan, teknik pembuatan grounding system untuk instalasi penangkal petir di wilayah Bogor. Jika menggunakan Copper Rod sepanjang 12 meter kemudian dimasukan kedalam tanah maka resistensi atau tahanan tanahnya menunjukan hasil 7 Ohm, sedangkan jika menggunakan Pipa Galvanize di tambah BC 50 mm hasil resistensinya menunjukan 4 Ohm. Hal ini membuktikan bahwasannya teknik pembuatan grounding system dengan menggunakan Pipa Galvanize di tambah kabel BC kualitasnya jauh lebih baik di samping lebih ekonomis.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Kabel Penangkal Petir, BC, NYY, Plat, Coper Rod

Kabel penghantar penangkal petir adalah  jalur logam elektris yang menghubungkan antara Ujung Finial Penerima sambaran kedalam Tanah , dengan tujuan menyalurkan muatan listrik yang disebabkan sebuah sambaran. Maka secara fungsi, kabel penyalur ini harus mampu menahan dan menerima beban tegangan kejut dan arus yang melaluinya, atau juga bisa di difinisikan bahwa Kabel penyalur petir adalah untaian kawat logam dengan luasan tertentu dan di desain sesuai dengan kebutuhan sebagai penyalur arus yang sangat besar.

Kabel penyalur petir ukuran dan bentuknya

Acuan standart untuk Kabel penghantar arus ada di luas permukaan penghantarnya minimal 50 mm, bahan logam bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga  (Cu), Alumunium (Al) ataupun Besi (Fe).

Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita

As Solid Sebagai Penyalur Petir

plat copper petir sebagai penyalur petir

Kawat Tembaga sebagai Penyalur petir

Letak Instalasi dari kabel penyalur petir dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar arus petir dari jalur kabel penyalur petir yang terpasang.

Macam dan jenis Kawat Penangkal Petir

  • Bare Copper … Kawat pelintir dan telanjang umumnya berbahan Tembaga atau Alumunium.
  • NYA / NYY adalah jenis Kawat pelintir dan dilapisi isolator dengan bahan tembaga.
  • Kabel HVSC / High Voltage Shielded Cable … merupakan kabel jenis baru yang dirancang agar mampu mengisolasi percikan api .

Penyalur petir Kedap 

Bahwa seluruh muatan listrik dari proses sambaran petir akan disalurkan di sebuah kabel penghantar tanpa ada sentuhan atau koneksi ke struktur logam bangunan , tujuan menggunakan sistem ini untuk menghasilkan kawasan yang benar benar bersih dari semua kemungkinan induksi elektromagnetis

Material kabel yang di gunakan NYY , NYA atau XPLE atau Coaxial

Pemanfaatan Struktur untuk kabel penyalur Petir

Struktur sebuah bangunan tidaklah akan bisa meninggalkan logam sebagai penguatnya , kecuali memang kita membuat rumah kayu dan logam besi penguat atau utama adalah merupakan material konduktor yang cukup baik.

Secara teoritis pemanfaatan struktur logam ( tulangan / struktur baja, rangka baja ) sangat mungkin dilakukan, namun hal ini perlu perencanaan yang baik agar tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan mulai dari tahap awal pembangunan.

struktur sebagai penghantar petir

  • Di Setiap Kaki struktur harus terhubung dengan grounding / tanah dengan baik , baik untuk kontruksi baja atau kontruksi beton.
  • Bagian atap bangunan bisa tidak di pasang ujung runcing penerima petir bila seluruh bagian atap terbuat dari logam (misl,zincalume)
  • Setiap Sambungan truktur besi harus tersambung secara elektris dengan baik.
  •  Tidak memanfaatkan struktur logam bangunan sebagai saluran Neutral atau grounding listrik.

Penyalur Petir Ganda

sistem Penyalur Petir Ganda merupakan penggabungan dari penggunaan struktur logam dan kabel dimana keduanya bisa dilalui muatan listrik secara bersamaan. dengan menggunakan sistem ini akan dihasilkan sebuah sistem penyaluran yang benar benar kuat .

untung rugi menggunakan system penyaluran ganda :

  • Menghasilkan sitem penyaluran yg kuat
  • dengan sedikit kerugian tidak bisa menggunakan struktur sebagai kutub negatif atau ground perangkat elektronik

material yang digunakan berupa kawat tembaga telanjang ( bare copper ( BC ) ) atau Kabel AAC

dari ketiga sistem di atas bisa kita menggunakan

 

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Pasang Penangkal Petir Internal / Surge Arester

Sepenting apakah INTERNAL PROTECTION , Dengan Pemasangan surge arrester ?

Sangat Penting ! Sebab masih ada kemungkinan terjadi bencana kerusakan peralatan elektronik di bangunan akibat sambaran petir yang sifatnya tidak langsung ,

Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi diantaranya :

  1. Sambaran Tembus.
  2. Sambaran Rambatan.
  3. Induksi Elektromagnetik.

Sambaran Tembus

Petir ! Kenapa disebut seperti ini – Begitu besar Tegangan yang ditimbulkan dengan hasil loncatan bunga api dari langit ke bumi.

Sehingga acap kali terjadi di sebuah penghantar petir yang sudah berisolasi baguspun akan lolos tembus – tegangan petir mirip percikan api busi motor akan mengalir di permukaan isolasi kabel .side flashning

Istilah umumnya Side Flashing , perihal yang merugikan adalah sambaran tembus ini mengenai kabel penghantar listrik , tentu akan menimbulkan gangguan tegangan listrik.

Sambaran Rambatan Petir

Besar kemungkinan perihal ini terjadi , sebuah sambaran petir mengenai obyek lain di sekitar bangunan kemudian merambat dari bagian logam satu ke bagian logam yang lain, dan akhirnya mengenai obyek vital bangunan.

Kami memiliki pengalaman kerusakan berat di konsumen kami akibat peristiwa Sambaran Rambatan , bahwa petir bisa meloncat loncat dari obyek logam di bangunan dengan jarak relatif berdekatan.

Peristiwanya seperti ini , Sebuah sambaran petir mengenai pohon mangga tetangga sebelah , dari batang pohon ini petir meloncat mengenai talang air rumah sebelah , dari sinilah petir lari kemana mana , Masuk ke dalam jaringan listrik rumah tetangga , Juga masih juga meloncat di talang air User kami , alhasil dua rumah bersebelahan terkena dampak kerusakan berat.

Tentu yang paling parah adalah rumah yang terdekat – kerusakan hampir diseluruh perangkat elektronik yang terhubung di listrik , baik yang ON / aktif ataupun OF . Sedangkan di Rumah User kami hanya di pesawat televisi yang sedang ON , sedang elektronik yang lain tidak sampai rusak.

Sambaran Elektromagnetik

Pada saat sebuah sambaran petir mencapai obyek di permukaan bumi maka sambaran ini tidak hanya melepaskan seluruh energi listrik yang terkandung di awan. efek lain dari sambaran ini adalah gangguan Elektromagnetik. Berupa efek gelombang elektromagnetik yang sangat besar sehingga untuk obyek logam yang dekat di titik sambaran akan besar kemungkinan akan bermuatan listrik .

Bisakah anda bayangkan bila kabel instalasi listrik berada di sekitar posisi Penangkal Petir , Akan sangat berbahaya bukan.

Sejauh apa titik aman nya ? Minimal 2 mtr . Lalu untuk  Struktur logam bangunan bagai mana ? besi tulangan beton dan kerangka atap kadang sangat sulit untuk di hindari , Pemasangan ground di struktur logam bangunan akan banyak mengurang efek induksi elektromagnetik ini.

Karena Sifat dari sambaran petir adalah memiliki tegangan yang sangat besar bila berhasil memasuki sebuah jaringan listrik maka akan membentuk tegangan gangguan / Noise yang bila di lihat dari osiloskop maka akan terlihat tegangan gangguan membentuk paku yang sangat besar amplitudunya

Istilah lain dari Surge adalah Tegangan listrik berbentuk paku yang bersifat merusak peralatan elektronik. Kerusakan bisa timbul karena lonjakan tegangan akan melebihi batas ambang kerja dari perangkat.

Tegangan SURGE / Paku bisa Terjadi karena 2 hal

Tegangan Surge bisa terjadi karena berbagai sebab diantaranya :

  • Putus sambung dari sebuak kontaktor yang berulang atau kerja kontaktor untuk daya besar di sebuah jaringan listrik .
  • Kontaminasi tegangan dari sebuah sambaran petir yang masuk di sistem pengkabelan bangunan, sebagamana yang kita infokan sebelum ini.

Surge Arrester

Merupakan peralatan yang di buat menyerupai kapasitor difungsikan untuk memotong dari tegangan Surge / Paku dan melepaskan tegangan lebih ke grounding.

Prinsip Kerja Arrester

Mengamankan jaringan kelistrikan dan data dari bahaya sengatan petir tanpa harus memutus jaringan sesaatpun .

Disaat ada tegangan petir yang masuk ke sebuah jaringan kabel Surge Arrester Petir akan membuang tegangan lebih akibat petir ke saluran pembuangan / grounding.

Struktur Surge Arrester

Struktur material dari Arrester terdiri dari dua buah lempeng logam yang didekatkan dengan atau tanpa material elektrikum . Untuk lempeng pertana di hubungkan ke jalur kabel yang di amankan dan lempeng kedua ke grounding tempat pelepasan tengangan lebihnya.

Jenis Surge Arrester

Berbagai jenis Surge Arrester yang biasa digunakan untuk mengamankan keperluan perangkat elektronik , diantaranya

  • Arrester Listrik
  • Arrester Antena
  • Arrester Data

Dari rancangan material Arrester pada dasarnya sama menjadikan kegunaan berbeda di karenakan perbedaan jenis material selanya ( elektrikum ) , Dimensi dan mutu dan kwalitas dari material katodanya.

Untuk kebutuhan arrester daya rendah semisal arrester Level 3 material katoda terbuat dari Kertas Tembaga dan akan jauh berbeda untuk arrester Level 1 , material katoda berupa Karbon Steel tahan karat . Sedang material elektrikumnya untuk Level 1  udara saja.
jenis-arrester-lv-1Material Metal Oxide Varistor / MOV acapkali dimanfaatkan untuk kebutuhan arrester menengah sampai kecil karena sifatnya yang semi isolator.

Dengan perbedaan material katoda dan elektrikum di sebuah arrester akan membuat karakteristik komponen beragam .

Kebutuhan arrester listrik membutuhkan setidaknya 2 tahap pengamanan . Level 1 dengan kategori mampu memindahkan energi yang besar ke ground dan Level 2 dengan kategori menengah.

 

Cara Kerja Arrester

Saat terjadi lonjakan tegangan di sebuah jaringan kabel maka pada sisi kutup Anoda Arrester akan melepaskan lonjakan tegangan ke arah Katoda ( terhubung ke grounding ).

Ambang batas dari seberapa besar tegangan mulai meloncat sangat tergantung dari 1. jarak kerenggangan kedua kutub anoda 2. jenis material di sela selanya.

Semakin panjang kerenggangan dari katoda makan semakin besar ambang tegangan buang nya dan begitu juga sebaliknya.

Material sela / elektrikum juga mempengaruhi , material yang seringkali di gunakan , Udara bebas , Metal Oxide varistor , keramik . Ke tiga material ini berkarakter berbeda

Simulasi Cara Kerja Arrester

 

Diagram Pemasangan Surge Arrester

Dari dua macam diagram pemasangan di samping disesuaikan dengan kondisi dilapangan.

Untuk pelanggan Listrik PLN Prabayar diagram Pertama ( atas ) tidak bisa di gunakan , sebab meter PLN akan merespon Error bila ada tambahan grounding di kabel Neutral.

Diagran-Pemasangan-Surge-Arrester

 

 

 

 

Diagran Pemasangan Arrester

Cara Pemasangan Surge Arrester

cara-pasang-arresterPertama yang harus disiapkan adalah Tempat pelepasan tegangan lebih – Grounding, dengan nilai resistansi harus kurang dari 5 ohm.

Letakkan Arrester setelah Meter Listrik , bisa diletakkan didalam panel pembagi atau utama . Terdapat dua cara sistem pengamanan :

  1. Pengamanan Jalur Tunggal – merupakan teknik pengamanan satu kutub Phasa saja ( + )
  2. Pengamanan Jalur Ganda – Jenis pengamanan dua buah jalur kabel Phasa atau Neutral

Hubungkan secara Paralel Arrester dari kutub Phase – Ground dan Kutub Neutral – Ground

Bila sistem grounding di jaringan listrik sudah ada akan sangat menguntungkan, Sebab tiang perangkat elektronik rata rata sudah dilengkapi pengaman tegangan yang kerjanya membutuhkan grounding juga.

 

Bisakah Arrester di gantikan dengan Sekring

Sangat tidak mungkin bila fungsi pengamanan tegangan Surge digantikan dengan Sekring , sebab sekring hanya membatas kerja arus listrik bukan di besarnya tegangan listrik – Bila arus yang melewati melebihi ambang akan memutus sekring sekaligus memutuskan jaringan kabel .

Gambaran sederhana seperti ini

Bila ada muatan petir yang masuk ke jaringan kabel kelistrikan bangunan maka akan terjadi trib / putus jaringan . Kondisi ini tidak di inginkan sebab walau terjadi putus jaringan karena sifat listrik yang sampai tegangan dahulu baru arus nya , Maka kebanyakan Jebol dulu baru Trib.

Sedangkan Fungsi utama Surge Arrester adalah mengamankan jaringan listrik dari tegangan lonjakan berbentuk paku yang masuk di jaringan kabel tanpa memutus walau sesaatpun.

Sedang sifat merusak dari bahaya petir ditimbulkan karena sifat lonjakan tegangan yang besar melebihi batas ambang dari kerja perangkat elektronik yang terpasang.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Pasang Penangkal Petir Konvensional dan Elektrostatis

KAMI MENYEDIAKAN PAKET SEBAGAI BERIKUT :

1. Pasang Penangkal Petir Konvensional (2AIP)    

    – Harga, Rp 2.000.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 1 Unit Split ( Tombak ) Atas "KERUCUT"
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING"
  • 15 Meter Kabel BC-25
  • Grounding System (Pembumian) Max,8 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

2. Pasang Penangkal Petir Konvensional (3AIP)    

    – Harga, Rp 2.500.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 2 Unit Split ( Tombak ) Atas "KERUCUT"
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING"
  • 15 Meter Kabel BC-25
  • Grounding System (Pembumian) Max,8 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

3. Pasang Penangkal Petir Konvensional (4AIP)      

 – Harga , Rp 3.000.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 3 Unit Split ( Tombak ) Atas "KERUCUT"
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING"
  • 15 Meter Kabel BC-25
  • Grounding System (Pembumian) Max,8 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

 

1. Paket Elektrostatis  (VIKING V3 110MTR)    

    – Harga, Rp 16.500.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 1 Unit Head Terminal Radius 110Meter
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING 1/2 "
  • 15 Meter Kabel BC-50
  • Grounding System (Pembumian) Max,12 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Tiang Galvanize 2 Meter
  • Box Control 20×30
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

 

2. Paket Elektrostatis  ( KURN R-85 Meter )    

    – Harga, Rp 8.500.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 1 Unit Head Terminal Radius 85 Meter
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING 1/2 "
  • 15 Meter Kabel BC-50
  • Grounding System (Pembumian) Max,12 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Tiang Galvanize 2 Meter
  • Box Control 20×30
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

3. Paket Elektrostatis  ( KURN R-150 Meter )    

    – Harga, Rp 9.300.000,
( dari harga paket tsb anda sudah mendapatkan ) 

  • 1 Unit Head Terminal Radius 150 Meter
  • 1 Unit Split ( Tombak ) Bawah "AS GROUNDING 1/2 "
  • 15 Meter Kabel BC-50
  • Grounding System (Pembumian) Max,12 Meter
  • 3 Batang Pipa PVC 1/2'  
  • Tiang Galvanize 2 Meter
  • Box Control 20×30
  • Free Instalasi
  • Bergaransi

   

 

Customer Service . 07'00 Wib s/d 20'00 Wib
HARI MINGGU / LIBUR TETAP BUKA
Melayani Pemasangan,
  • Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi
  • Tambun – Cibitung – Cikarang – Karawang
  • Cibubur – Cikeas – Ciulengsi – Jonggol
  • Cimanggis – Depok – Sawangan – Parung – Citayam
  • Bogor – Cibitung – Ciuterup – Sentul – Ciawi – Puncak
  • Cikokol – Cipondoh – Karawaci – Binong – Serpong
  • Bitung – Jatiuwung – Cikupa – Balaraja
  • Serang – Cilegon – Merak

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Specialist Penangkal Petir Rumah

PENANGKAL PETIR RUMAH

Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam, salah satunya adalah bahaya sambaran petir. Ada beberapa metode untuk melindungi bangunan dan lingkungan dari sambaran petir. Metode yang paling sederhana tapi sangat efektif adalah metode Sangkar Faraday. Yaitu dengan melindungi area yang hendak diamankan dengan melingkupinya memakai konduktor yang dihubungkan dengan pembumian.

Pemasangan penangkal petir untuk rumah adalah memberikan saluran elektris dari atas bangunan ke tanah dengan tujuan bila ada sambaran petir yang mengenai atas bangunan maka arus petir bisa mengalir ke ground dengan baik. Standart kabel yg di gunakan adalah minimal 50 mm” ( SNI ), untuk memilih kabel di bawah 50 mm” tidak di sarankan walau kenyataan di lapangan banyak di gunakan.

 

Langkah pertama yang harus di lakukan adalah memilih jalur penurunan kabel, ada 2 hal penting dalam pemilihan jalur kabel ini. Pertama, jalur terpendek dengan pertimbangan lebih hemat dan Tahanan kabel kecil. Kedua, sesedikit mungkin belokan/tekukan agar tidak terjadi loncatan keluar jalur kabel (Site Flasing).

Pekerjaan pemasangan dimulai dari bawah / ground

 

INSTALASI PENYALUR PETIR KONVENSIONAL

Jenis instalasi penangkal petir yang lebih cocok untuk rumah tinggal  adalah jenis instalasi penangkal petir konvensional, yakni rangkaian jalur instalasi penyalur petir yang bersifat pasif menerima sambaran petir.

Ada 2 System yang di gunakan :
1. Sangkar Faraday / Faraday Cage
Penangkal Petir Sangkar Faraday adalah rangkaian jalur elektris dari bagian atas bangunan menuju tanah/grounding dengan beberapa jalur penurunan kabel, sehingga menghasilkan jalur konduktor berbentuk sangkar yang melindungi bangunan dari sambaran petir.
 
Pemanfaatan struktur logam sebuah bangunan bisa dimanfaatkan, misalnya :
– Rangka baja (H-Beam/I-WF)
– Pertulangan Beton
– Frame Alumunium

Pemanfaatan struktur logam tersebut bisa dilakukan dengan catatan harus mengarah ke bawah/tanah di hubungkan dengan unit grounding system.

 

2. Jalur Instalasi Tunggal / Franklin Rod

Penangkal Petir Franklin Rod adalah rangkaian jalur elektris dari atas bangunan menuju sisi bawah/tanah dengan jalur kabel tunggal, dengan cara memasang alat berupa batang tembaga dengan daerah perlindungan berupa kerucut imajiner dengan sudut puncak 112 derajat. Agar daerah perlindungan luar maka Franklin Rod di pasang pada bangunan teratas (tinggi 1 – 3 Meter). Makin jauh dari Franklin Rod maka perlindungan akan semakin lemah pada areal tersebut.

 
Dari kedua system instalasi penangkal petir konvensional tersebut tentunya sangat di pertimbangkan mengenai standart keamanan, kualitas instalasi, biaya dan estetika menjadi titik tolak utama bagi kita untuk memilih, memakai system pengamanan sambaran petir manakah yang sesuai untuk bangunan kita.

Berikut material yang di perlukan untuk instalasi penangkal petir konvensional :

– Ujung Penerima Sambaran / Splitzer
– Dudukan / Pipa penyangga
– Kabel Penghantar
– Grounding System
– Assesories

 

Radius proteksi instalasi penangkal petir konvensional berbeda dengan radius proteksi penangkal petir elektrostatis, hal ini di sebabkan karena instalasi penangkal petir konvensional bersifat pasif. Secara teori radius penangkal petir konvensional antara 2 Meter sampai 4 Meter atau 45 derajat dengan ketinggian splitzer 1 Meter. Maka dari itu jika luas struktur bangunan atau areal yang akan di lindungi sangat luas lebih praktis dan ekonomis dipasang penangkal petir elektrostatis. Terminal petir elektrostatis dengan merk Flash Vectron memiliki radius proteksi 157 Meter.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Cara Pasang Penangkal Petir

Kabel penghantar penangkal petir adalah  jalur logam elektris yang menghubungkan antara Ujung Finial Penerima sambaran kedalam Tanah , dengan tujuan menyalurkan muatan listrik yang disebabkan sebuah sambaran. Maka secara fungsi, kabel penyalur ini harus mampu menahan dan menerima beban tegangan kejut dan arus yang melaluinya, atau juga bisa di difinisikan bahwa Kabel penyalur petir adalah untaian kawat logam dengan luasan tertentu dan di desain sesuai dengan kebutuhan sebagai penyalur arus yang sangat besar.

Kabel penyalur petir ukuran dan bentuknya

Acuan standart untuk Kabel penghantar arus ada di luas permukaan penghantarnya minimal 50 mm, bahan logam bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga  (Cu), Alumunium (Al) ataupun Besi (Fe).

Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita

As Solid Sebagai Penyalur Petir

plat copper petir sebagai penyalur petir

Kawat Tembaga sebagai Penyalur petir

Letak Instalasi dari kabel penyalur petir dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar arus petir dari jalur kabel penyalur petir yang terpasang.

Macam dan jenis Kawat Penangkal Petir

  • Bare Copper … Kawat pelintir dan telanjang umumnya berbahan Tembaga atau Alumunium.
  • NYA / NYY adalah jenis Kawat pelintir dan dilapisi isolator dengan bahan tembaga.
  • Kabel HVSC / High Voltage Shielded Cable … merupakan kabel jenis baru yang dirancang agar mampu mengisolasi percikan api .

Penyalur petir Kedap 

Bahwa seluruh muatan listrik dari proses sambaran petir akan disalurkan di sebuah kabel penghantar tanpa ada sentuhan atau koneksi ke struktur logam bangunan , tujuan menggunakan sistem ini untuk menghasilkan kawasan yang benar benar bersih dari semua kemungkinan induksi elektromagnetis

Material kabel yang di gunakan NYY , NYA atau XPLE atau Coaxial

Pemanfaatan Struktur untuk kabel penyalur Petir

Struktur sebuah bangunan tidaklah akan bisa meninggalkan logam sebagai penguatnya , kecuali memang kita membuat rumah kayu dan logam besi penguat atau utama adalah merupakan material konduktor yang cukup baik.

Secara teoritis pemanfaatan struktur logam ( tulangan / struktur baja, rangka baja ) sangat mungkin dilakukan, namun hal ini perlu perencanaan yang baik agar tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan mulai dari tahap awal pembangunan.

struktur sebagai penghantar petir

  • Di Setiap Kaki struktur harus terhubung dengan grounding / tanah dengan baik , baik untuk kontruksi baja atau kontruksi beton.
  • Bagian atap bangunan bisa tidak di pasang ujung runcing penerima petir bila seluruh bagian atap terbuat dari logam (misl,zincalume)
  • Setiap Sambungan truktur besi harus tersambung secara elektris dengan baik.
  •  Tidak memanfaatkan struktur logam bangunan sebagai saluran Neutral atau grounding listrik.

Penyalur Petir Ganda

sistem Penyalur Petir Ganda merupakan penggabungan dari penggunaan struktur logam dan kabel dimana keduanya bisa dilalui muatan listrik secara bersamaan. dengan menggunakan sistem ini akan dihasilkan sebuah sistem penyaluran yang benar benar kuat .

untung rugi menggunakan system penyaluran ganda :

  • Menghasilkan sitem penyaluran yg kuat
  • dengan sedikit kerugian tidak bisa menggunakan struktur sebagai kutub negatif atau ground perangkat elektronik

material yang digunakan berupa kawat tembaga telanjang ( bare copper ( BC ) ) atau Kabel AAC

dari ketiga sistem di atas bisa kita menggunakan

 

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Jasa Pasang Penangkal Petir

Kabel penghantar penangkal petir adalah  jalur logam elektris yang menghubungkan antara Ujung Finial Penerima sambaran kedalam Tanah , dengan tujuan menyalurkan muatan listrik yang disebabkan sebuah sambaran. Maka secara fungsi, kabel penyalur ini harus mampu menahan dan menerima beban tegangan kejut dan arus yang melaluinya, atau juga bisa di difinisikan bahwa Kabel penyalur petir adalah untaian kawat logam dengan luasan tertentu dan di desain sesuai dengan kebutuhan sebagai penyalur arus yang sangat besar.

Kabel penyalur petir ukuran dan bentuknya

Acuan standart untuk Kabel penghantar arus ada di luas permukaan penghantarnya minimal 50 mm, bahan logam bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga  (Cu), Alumunium (Al) ataupun Besi (Fe).

Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita

As Solid Sebagai Penyalur Petir

plat copper petir sebagai penyalur petir

Kawat Tembaga sebagai Penyalur petir

Letak Instalasi dari kabel penyalur petir dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar arus petir dari jalur kabel penyalur petir yang terpasang.

Macam dan jenis Kawat Penangkal Petir

  • Bare Copper … Kawat pelintir dan telanjang umumnya berbahan Tembaga atau Alumunium.
  • NYA / NYY adalah jenis Kawat pelintir dan dilapisi isolator dengan bahan tembaga.
  • Kabel HVSC / High Voltage Shielded Cable … merupakan kabel jenis baru yang dirancang agar mampu mengisolasi percikan api .

Penyalur petir Kedap 

Bahwa seluruh muatan listrik dari proses sambaran petir akan disalurkan di sebuah kabel penghantar tanpa ada sentuhan atau koneksi ke struktur logam bangunan , tujuan menggunakan sistem ini untuk menghasilkan kawasan yang benar benar bersih dari semua kemungkinan induksi elektromagnetis

Material kabel yang di gunakan NYY , NYA atau XPLE atau Coaxial

Pemanfaatan Struktur untuk kabel penyalur Petir

Struktur sebuah bangunan tidaklah akan bisa meninggalkan logam sebagai penguatnya , kecuali memang kita membuat rumah kayu dan logam besi penguat atau utama adalah merupakan material konduktor yang cukup baik.

Secara teoritis pemanfaatan struktur logam ( tulangan / struktur baja, rangka baja ) sangat mungkin dilakukan, namun hal ini perlu perencanaan yang baik agar tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan mulai dari tahap awal pembangunan.

struktur sebagai penghantar petir

  • Di Setiap Kaki struktur harus terhubung dengan grounding / tanah dengan baik , baik untuk kontruksi baja atau kontruksi beton.
  • Bagian atap bangunan bisa tidak di pasang ujung runcing penerima petir bila seluruh bagian atap terbuat dari logam (misl,zincalume)
  • Setiap Sambungan truktur besi harus tersambung secara elektris dengan baik.
  •  Tidak memanfaatkan struktur logam bangunan sebagai saluran Neutral atau grounding listrik.

Penyalur Petir Ganda

sistem Penyalur Petir Ganda merupakan penggabungan dari penggunaan struktur logam dan kabel dimana keduanya bisa dilalui muatan listrik secara bersamaan. dengan menggunakan sistem ini akan dihasilkan sebuah sistem penyaluran yang benar benar kuat .

untung rugi menggunakan system penyaluran ganda :

  • Menghasilkan sitem penyaluran yg kuat
  • dengan sedikit kerugian tidak bisa menggunakan struktur sebagai kutub negatif atau ground perangkat elektronik

material yang digunakan berupa kawat tembaga telanjang ( bare copper ( BC ) ) atau Kabel AAC

dari ketiga sistem di atas bisa kita menggunakan

 

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Pasang Pasang Penangkal Petir

Kabel penghantar penangkal petir adalah  jalur logam elektris yang menghubungkan antara Ujung Finial Penerima sambaran kedalam Tanah , dengan tujuan menyalurkan muatan listrik yang disebabkan sebuah sambaran. Maka secara fungsi, kabel penyalur ini harus mampu menahan dan menerima beban tegangan kejut dan arus yang melaluinya, atau juga bisa di difinisikan bahwa Kabel penyalur petir adalah untaian kawat logam dengan luasan tertentu dan di desain sesuai dengan kebutuhan sebagai penyalur arus yang sangat besar.

Kabel penyalur petir ukuran dan bentuknya

Acuan standart untuk Kabel penghantar arus ada di luas permukaan penghantarnya minimal 50 mm, bahan logam bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga  (Cu), Alumunium (Al) ataupun Besi (Fe).

Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita

As Solid Sebagai Penyalur Petir

plat copper petir sebagai penyalur petir

Kawat Tembaga sebagai Penyalur petir

Letak Instalasi dari kabel penyalur petir dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar arus petir dari jalur kabel penyalur petir yang terpasang.

Macam dan jenis Kawat Penangkal Petir

  • Bare Copper … Kawat pelintir dan telanjang umumnya berbahan Tembaga atau Alumunium.
  • NYA / NYY adalah jenis Kawat pelintir dan dilapisi isolator dengan bahan tembaga.
  • Kabel HVSC / High Voltage Shielded Cable … merupakan kabel jenis baru yang dirancang agar mampu mengisolasi percikan api .

Penyalur petir Kedap 

Bahwa seluruh muatan listrik dari proses sambaran petir akan disalurkan di sebuah kabel penghantar tanpa ada sentuhan atau koneksi ke struktur logam bangunan , tujuan menggunakan sistem ini untuk menghasilkan kawasan yang benar benar bersih dari semua kemungkinan induksi elektromagnetis

Material kabel yang di gunakan NYY , NYA atau XPLE atau Coaxial

Pemanfaatan Struktur untuk kabel penyalur Petir

Struktur sebuah bangunan tidaklah akan bisa meninggalkan logam sebagai penguatnya , kecuali memang kita membuat rumah kayu dan logam besi penguat atau utama adalah merupakan material konduktor yang cukup baik.

Secara teoritis pemanfaatan struktur logam ( tulangan / struktur baja, rangka baja ) sangat mungkin dilakukan, namun hal ini perlu perencanaan yang baik agar tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan mulai dari tahap awal pembangunan.

struktur sebagai penghantar petir

  • Di Setiap Kaki struktur harus terhubung dengan grounding / tanah dengan baik , baik untuk kontruksi baja atau kontruksi beton.
  • Bagian atap bangunan bisa tidak di pasang ujung runcing penerima petir bila seluruh bagian atap terbuat dari logam (misl,zincalume)
  • Setiap Sambungan truktur besi harus tersambung secara elektris dengan baik.
  •  Tidak memanfaatkan struktur logam bangunan sebagai saluran Neutral atau grounding listrik.

Penyalur Petir Ganda

sistem Penyalur Petir Ganda merupakan penggabungan dari penggunaan struktur logam dan kabel dimana keduanya bisa dilalui muatan listrik secara bersamaan. dengan menggunakan sistem ini akan dihasilkan sebuah sistem penyaluran yang benar benar kuat .

untung rugi menggunakan system penyaluran ganda :

  • Menghasilkan sitem penyaluran yg kuat
  • dengan sedikit kerugian tidak bisa menggunakan struktur sebagai kutub negatif atau ground perangkat elektronik

material yang digunakan berupa kawat tembaga telanjang ( bare copper ( BC ) ) atau Kabel AAC

dari ketiga sistem di atas bisa kita menggunakan

 

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Pasang Penangkal Petir Radius

Kabel penghantar penangkal petir adalah  jalur logam elektris yang menghubungkan antara Ujung Finial Penerima sambaran kedalam Tanah , dengan tujuan menyalurkan muatan listrik yang disebabkan sebuah sambaran. Maka secara fungsi, kabel penyalur ini harus mampu menahan dan menerima beban tegangan kejut dan arus yang melaluinya, atau juga bisa di difinisikan bahwa Kabel penyalur petir adalah untaian kawat logam dengan luasan tertentu dan di desain sesuai dengan kebutuhan sebagai penyalur arus yang sangat besar.

Kabel penyalur petir ukuran dan bentuknya

Acuan standart untuk Kabel penghantar arus ada di luas permukaan penghantarnya minimal 50 mm, bahan logam bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga  (Cu), Alumunium (Al) ataupun Besi (Fe).

Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita

As Solid Sebagai Penyalur Petir

plat copper petir sebagai penyalur petir

Kawat Tembaga sebagai Penyalur petir

Letak Instalasi dari kabel penyalur petir dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar arus petir dari jalur kabel penyalur petir yang terpasang.

Macam dan jenis Kawat Penangkal Petir

  • Bare Copper … Kawat pelintir dan telanjang umumnya berbahan Tembaga atau Alumunium.
  • NYA / NYY adalah jenis Kawat pelintir dan dilapisi isolator dengan bahan tembaga.
  • Kabel HVSC / High Voltage Shielded Cable … merupakan kabel jenis baru yang dirancang agar mampu mengisolasi percikan api .

Penyalur petir Kedap 

Bahwa seluruh muatan listrik dari proses sambaran petir akan disalurkan di sebuah kabel penghantar tanpa ada sentuhan atau koneksi ke struktur logam bangunan , tujuan menggunakan sistem ini untuk menghasilkan kawasan yang benar benar bersih dari semua kemungkinan induksi elektromagnetis

Material kabel yang di gunakan NYY , NYA atau XPLE atau Coaxial

Pemanfaatan Struktur untuk kabel penyalur Petir

Struktur sebuah bangunan tidaklah akan bisa meninggalkan logam sebagai penguatnya , kecuali memang kita membuat rumah kayu dan logam besi penguat atau utama adalah merupakan material konduktor yang cukup baik.

Secara teoritis pemanfaatan struktur logam ( tulangan / struktur baja, rangka baja ) sangat mungkin dilakukan, namun hal ini perlu perencanaan yang baik agar tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan dikemudian hari. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan mulai dari tahap awal pembangunan.

struktur sebagai penghantar petir

  • Di Setiap Kaki struktur harus terhubung dengan grounding / tanah dengan baik , baik untuk kontruksi baja atau kontruksi beton.
  • Bagian atap bangunan bisa tidak di pasang ujung runcing penerima petir bila seluruh bagian atap terbuat dari logam (misl,zincalume)
  • Setiap Sambungan truktur besi harus tersambung secara elektris dengan baik.
  •  Tidak memanfaatkan struktur logam bangunan sebagai saluran Neutral atau grounding listrik.

Penyalur Petir Ganda

sistem Penyalur Petir Ganda merupakan penggabungan dari penggunaan struktur logam dan kabel dimana keduanya bisa dilalui muatan listrik secara bersamaan. dengan menggunakan sistem ini akan dihasilkan sebuah sistem penyaluran yang benar benar kuat .

untung rugi menggunakan system penyaluran ganda :

  • Menghasilkan sitem penyaluran yg kuat
  • dengan sedikit kerugian tidak bisa menggunakan struktur sebagai kutub negatif atau ground perangkat elektronik

material yang digunakan berupa kawat tembaga telanjang ( bare copper ( BC ) ) atau Kabel AAC

dari ketiga sistem di atas bisa kita menggunakan

 

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Powered by WordPress | Designed by: diet | Thanks to lasik, online colleges and seo